Membangun Konsep Kreatif untuk Showcase Proyek Lo
Membangun Konsep Kreatif untuk Showcase Proyek Lo
By : rheza fp

Siapa di antara lo yang selalu semangat untuk mengunjungi showcase event atau pameran? Buat Passioner yang mencintai seni mungkin hal ini jadi salah satu hobi. Showcase tak melulu berkutat di bidang seni, tapi bisa juga apapun bidangnya. Sejak awal, showcase merupakan salah satu konten bagi sebuah proyek yang diadakan langsung untuk mendapatkan reaksi dari publik yang datang ke acara pameran tersebut.

Saat Passioner memiliki proyek sesuai passion masing-masing, membuat showcase sebaiknya mesti dimasukkan ke dalam daftar hal yang patut dilakukan. Karena dengan beginilah, Passioner bisa mendapatkan opini dari orang-orang yang tak pernah terlibat di proyek idealis lo.

Membuat showcase bukan hal yang sulit selama ada tim yang solid dan daya kreasi yang ‘nyelekit’. Sudah siapkah untuk bertemu langsung di hadapan publik melalui karya-karya yang dipamerkan? Ikuti langkah-langkah membangun konsep kreatif showcase proyek lo di bawah ini.

Pengembangan konsep konten showcase

Sebelum mulai, yang paling awal lo mesti lakukan adalah membereskan konsep kontennya. Konsep konten ini seperti road map yang menjadikannya petunjuk penting showcase lo akan berjalan seperti apa dan bagaimana.

Prinsip perencanaan konsep konten ini mirip seperti lo mengembangkan rencana proyek lo secara umum. Namun yang ini lebih bersifat teknis, seperti menentukan; (1) objektif showcase-nya, (2) berbagai anggaran yang terkait langsung, (3) penjadwalan acara yang ada di showcase tersebut.

Desain skema showcase lo

Sekarang kita masuk ke area yang lebih kreatif daripada sebelumnya. Di sini lo akan menentukan garis besar tema showcase melalui kesepakatan akan seperti apa karakter pamerannya, seberapa luas cakupannya, tampilan visualnya akan seperti apa, sampai ke material apa saja yang akan digunakan, plus anggarannya.

Sejak fase ini dimulai, tim konten yang menentukan deskripsi gol proyek dan narasi audience mesti bekerja sama dengan tim desain, yang nantinya menerjemahkan visi tersebut dalam bentuk draft sketsa showcase. Ini ke depannya akan dikembangkan ke fase selanjutnya.

Pengembangan desain

Draft sketsa showcase serta konsep-konsep dari tim konten telah selesai, kini saatnya menajamkan desain showcase yang sudah ada. Bukan cuma visualnya, tapi juga kontennya.

Sebagai contoh, jika yang dibuat adalah showcase fotografi, tim konten dan desain telah menggambarkan sketsa ruang pameran. Tim konten telah memberikan caption pada bagian mana saja foto akan diletakkan, akan dipajang di materi seperti apa, dan lain sebagainya yang sifatnya teknis.

Sementara tim desain menajamkan sketsa yang telah dibuat di fase sebelumnya melalui program visual digital. Analoginya seperti storyboard yang layak secara visual, bukan lagi sketsa kasar.

Penyempurnaan desain

Fase di atas telah selesai, kemudian Passioner masuk ke fase selanjutnya, yang sebenarnya tak jauh berbeda. Namun di poin ini, lo dan tim akan kembali menajamkan serta mengoreksi bagian mana saja yang harus diganti dan/atau dihilangkan.

Tim desain dan konten mencetak rencana desain ini dengan visual yang lebih ‘niat’ dibanding sebelumnya. Konten dan caption untuk menjelaskan berbagai posisi karya, dinding pembatas, sampai peletakan kabel listrik dijelaskan secara clear.

Tak lupa juga, desain terakhir ini juga mencakup hal-hal terkait flow pengunjung yang menikmati showcase, akan dibawa ke mana mereka, mulai dan berakhir di mana. Selain itu, pertimbangkan pula penataan cahaya dan akustik suara agar pengunjung merasa nyaman di dalamnya.

Passioner kini sudah siap untuk membuat showcase dari proyek idealisnya sendiri. Dan jika lo memiliki ide proyek sesuai passion, yang bakal berdampak positif ke lingkungan dan masyarakat sekitar lo, Passioner mesti mewujudkan itu jadi kenyataan melalui #ProjectPassion di Passionville.

Passionville adalah sebuah wadah untuk mewujudkan mimpi, tempat Passioner merealisasikan proyek sesuai passion yang impact-nya dapat dirasakan oleh lingkungan dan orang-orang di sekitar lo. Passioner dapat mendaftarkan diri di www.passionville.id serta mengirimkan proposal proyek sesuai passion lo yang diharapkan dapat memiliki dampak positif.

Demi menjaring proposal-proposal keren dengan impact keren untuk lingkungan, Passionville juga akan road show di beberapa kota di Pulau Jawa dengan agenda seperti workshop, passion exhibition (seperti seni rupa, fotografi, otomotif, musik, dan film), sampai ke konser mini.

Segera wujudkan mimpi lo sendiri melalui #ProjectPassion di Passionville!

Pantau terus informasi tentang inisiatif ini di InstagramFacebook, juga akun Twitter-nya. Semoga sukses!

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA

Berkarier dari Project Passion yang Lo Buat
Kalau Sudah Ada Tanda-tanda Ini, Saatnya Perluas Proyek Lo
Informasi dalam website ini ditunjukkan untuk perokok berusia 18 tahun atau lebih dan tinggal di wilayah Indonesia.