Saatnya Kontribusi Nyata ke Masyarakat
Saatnya Kontribusi Nyata ke Masyarakat
By : Nara Sophiaan

Soal hidup bersosial, di mana kita sesama manusia berhubungan satu dengan lainnya, dengan berbagai kebutuhan dan kepentingan, nggak ada lagi yang lebih keren dilakukan daripada berkontribusi langsung ke masyarakat.

Mengapa berkontribusi ke masyarakat itu penting? Ada beberapa alasan yang bisa ditarik. Yang pertama, hal tersebut sepenuhnya memberikan dampak positif ke masyarakat. Sumbangan tenaga, pikiran, atau materi akan menjadikan lingkungan sekitar Passioner berubah ke arah yang positif.

Yang kedua, ini merupakan bentuk ‘balasan’ yang setimpal bagi Passioner buat “mengembalikan” apa yang sudah didapat dari orang-orang atau lingkungan yang juga mengubah lo.

Ketiga, berkontribusi ke lingkungan akan melihat sejauh mana kualitas Passioner sebagai manusia dapat mengubah atau membawa masyarakat ke arah yang lebih baik. Ini sejalan dengan kutipan terkenal pebasket Steve Nash, bahwa ia selalu percaya dengan kekuatan berkontribusi dan menolong masyarakat, “Think globally, act locally I suppose. I believe that the measure of a person's life is the affect they have on others.”

Lalu bagaimana praktisnya Passioner dapat berkontribusi ke lingkungan atau masyarakat?

Jadi sukarelawan

 

Ini cara paling praktis untuk bisa berkontribusi. Dianggap begitu karena Anda tinggal mencari dan mendaftarkan diri, tanpa bersusah payah memikirkan hal yang lebih rumit untuk proyek tersebut.

 

Sesuaikan dengan apa yang menjadi cause atau kampanye Passioner secara individual. Misalnya, Passioner suka film, tapi juga ingin membantu orang-orang tunanetra. Lo bisa bergabung di proyek seperti ‘bioskop tunanetra’, dengan menjadi pembisik setiap adegan yang muncul di layar. Proyek semacam ini sudah pernah dilakukan di Jakarta, dan mendapatkan respon sangat positif.

Memberikan donasi

Berbeda dengan poin di atas, cara berkontribusi dengan memberikan donasi lebih effortless karena minim investasi tenaga ketika mengeksekusinya. Lo bisa tinggal membuat kampanye di website-website crowdfunding yang sekarang sedang hip, atau secara nyata mengumpulkan materi untuk kemudian disumbangkan ke orang-orang yang membutuhkan.

Buat proyek kampanye lo sendiri

Yang ini berbeda dengan sekadar bikin kampanye di website crowdfunding. Proyek kampanye merupakan bentuk nyata kontribusi ke lingkungan dengan melibatkan tim dan turun langsung ke masyarakat.

Bentuk proyek seperti ini bukan untuk orang-orang yang nggak passionated. Ini cuma untuk mereka yang serius ingin mengubah lingkungannya ke arah yang lebih baik.

Sudah tentu, perlu materi yang nggak sedikit, investasi waktu dan tenaga yang banyak. Dan ketika Passioner berpikir soal bagaimana bisa lo mengeksekusi proyek seperti ini yang nantinya bakal punya dampak positif ke lingkungan, Passioner bisa berpartisipasi di #ProjectPassion di Passionville yang bakal menjadikan ide-ide proyek positif lo jadi kenyataan.

Passionville adalah sebuah wadah untuk mewujudkan mimpi, tempat Passioner merealisasikan proyek sesuai passion yang impact-nya dapat dirasakan oleh lingkungan dan orang-orang di sekitar lo. Lewat #ProjectPassion di Passionville 2018 nanti, Passioner dapat mendaftarkan diri di www.passionville.id serta mengirimkan proposal proyek sesuai passion lo yang diharapkan dapat memiliki dampak positif.

Demi menjaring proposal-proposal keren dengan impact keren untuk lingkungan, Passionville juga akan road show di beberapa kota di Pulau Jawa dengan agenda seperti workshop, passion exhibition (seperti seni rupa, fotografi, otomotif, musik, dan film), sampan ke konser mini.

Yuk, siapkan diri untuk berkontribusi positif untuk masyarakat dan lingkungan lewat #ProjectPassion di Passionville 2018!

Pantau terus informasi dan tanggal-tanggal penting terkait #Passionville2018 di Instagram, Facebook, juga akun Twitter-nya. Semangat terus, Passioners!

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA

Berkarier dari Project Passion yang Lo Buat
Kalau Sudah Ada Tanda-tanda Ini, Saatnya Perluas Proyek Lo
Informasi dalam website ini ditunjukkan untuk perokok berusia 18 tahun atau lebih dan tinggal di wilayah Indonesia.